afgan syah eza heheh

BIODATA afgan lengkap :)

Nama Lengkap:Afgansyah RezaNama Panggilan:AfganTempat Tanggal Lahir:Jakarta, 27 Mei 1989Nama Ayah:Loyd Yahya (dokter ahli anestesi)Nama Ibu:Lola Purnama (dokter spesialis anak)





(dhery, afgan, arsya, om loyd, mama lola, dhika)

pemberi semangat Afgan :)
kebiasaan buruk, hihi susah di bangunin
Anak Ke : Dua dari empat bersaudara yaitu “Dhery (kakak perempuan), Afgan, Dhika (adik perempuan), Arsya (adik laki-laki)”Tempat Tongkrongan : Senayan City (karena letaknya strategis kata Afgan), Plasa Senayan, PIM 2, kadang Citos.Favorite foods and drinks : Ramen beef spicy (mi gendut khas jepang) di Urban Kitchen, kentang
balado (spesial bikinan mbok di rumah), A&W (spicy, dada mentog 2
pieces, plus rice), nasi jepang segitiga berlapis nori di Kamome, spagety-nya Wendy’s, Burger polos di Burger King, indomi rebus pake telor dan irisan cabe rawit.
Es teh manis, watermelon juice, coca cola, fresh tea, air putih pake es batu (wuuuu.. afgan banget)
Fav Wardrobe : Preppy LookFav Book : Memoirs of GeishaBlood Group(golongan darah) : AAlbum & Soundtrack :Confession No.1Bukan Cinta Biasa (OST Film Bukan Cinta Biasa)
Penghargaan :

*Most Favorite Male Artist (MTV Indonesia Awards, 2008)*Best Artist of The Year (MTV Indonesia Awards, 2008)*Most Favorite Male Singer (Nickelodeon Kid’s Choice Awards, 2008) *Penyanyi Solo Pria Terbaik (AMI Awards, 2009) *Album Pop Tergetop (SCTV Music Awards, 2009)
Filmografi :Bukan Cinta Biasa (tayang di Bioskop 7 mei 2009)

seriosa indonesia

Seriosa, sambil mengenang Kaset pranawengrum katamsi “seriosa indonesia” beredar. berisi 15 lagu-lagu seriosa. jenis lagu ini dikhawatirkan nyaris hilang karena menuntut kemampuan tinggi. (ms) SERIOSA INDONESIA Karya: Iskandar, Mochtar Embut dll. Penyanyi: Prana Wengrum Katamsi Iringan piano Sunarto Sunaryo Produksi: Irama Mas. SEPULUH tahun silam, orang seriosa sudah pada cemas. Musik mereka akan menghilang — kecuali pemerintah berbuat jasa. Benar: ketika tahun lalu acara Bintang Radio dan Televisi — yang sebelumnya terbengkalai, meski pernah dicoba dihidupkan lagi — kembali digalakkan, dan seriosa juga diangkat, tampak benar medan yang sepi itu. Pengikut lomba ternyata sedikit. Dan pemenangnya pun, untuk golongan wanita, dia-dia juga: Prana Wengrum Katamsi, sekarang 35 tahun, yang sebelumnya pernah jadi juara enam kali. Dalam suasana itu juga, beredarnya kaset sang juara baru-baru ini, yang berisi 15 lagu, masih terkesan sebagai usaha ‘perjuangan’. Memang, sebelum ini sudah muncul kaset sejenis yang mengantarkan suara Masnun. Tapi kumpulan yang sebuah ini, dikeluarkan oleh Lowrey Organ, dan diiringi instrumen keluaran pabrik itu pula, masih lebih dipahami sebagai sekalian usaha promosi produk perusahaan. Tapi baiklah. Akankah hidangan Prana Wengrum (bersama Masnun), mampu menyibakkan keriuhan lagu pop di tanah air, dan mendapat sedikit tempat? Jenis “hiburan” Orang teringat tahun-tahun 50-an dan awal 60-an, ketika lagu seriosa bukan melulu milik “kalangan elite” seperti yang agaknya sering diduga kini. Di zaman ketika Koes Bersaudara belum terdengar, ketika Rahmat Kartolo atau Pepen dan Alfian baru menginjak usia ancang-ancang, para pemuda menyanyi di kamar mandi dengan seriosa Iskandar. Seriosa, seperti juga dua jenis lain - langgam alias ‘hiburan’, dan keroncong - memang jenis lagu “sebelum zaman band”. Juga jenis lagu yang (kadang-kadang bersama keroncong) lahir di tengah ideologi musik sebagai benar-benar ‘seni suara: Di situ dihadapkan pertama kali tuntutan vokal, dengan tekniknya yang khusus. Seni itu sulit. Demikian kira-kira pandangan itu. Begitupun seriosa. Dengarlah nomor-nomor yang dibawakan Wengrum sendiri. Cita-Cita dari Mochtar Embut, misalnya, boleh mewakili melodi yang sukar — di samping memang kurang populer. Atau Embun dari G.R.W. Sinsoe, yang di samping merdu juga boleh dianggap susah dalam metrum. Tapi juga Puisi Rumah Bambu F.X. Sutopo, atau bahkan umumnya nomor-nomor seriosa yang ‘top’ — semuanya tampak menjelajah kemungkinan memanfaatkan pelik-pelik prestasi vokal itu bagi memunculkan hasil yang “ideal”, tinggi, terstilir alias tidak sehari-hari. Dan dalam ‘ujian’ itu, Prana Wengrum lulus. Dari nyonya dokter ini bisa diterima gebrakan suara yang bahkan harus dinilai sebagai paling “meraja” - dibanding rekan-rekan lainnya. Tak hanya keberhasilan teknis — melewati “tikungan-tikungan berbahaya” tanpa sedikit lejitan. Dengan hanya iringan piano yang sugestif (Sunarto Sunaryo), suara itu telah menjadikan semuanya hidup, gempal, dan bersih. Di sini bedanya dengan kaset Masnun. Suaranya yang lebih gemulai barangkali memang pantas direngkuh oleh kebasahan iringan sebuah organ — yang dimainkan oleh komponis Sudharnoto. Tapi di samping “pameran vokal” tak muncul, yang berhembus kemudian adalah suasana yang hampir adem ayem belaka. Masnun memang seorang juara keroncong, nyanyian dengan melodi yang lancar itu. Ketika ia membawakan nomor Embun yang sama ciptaan Sinsoc, misalnya, kelihatan perbedaan. Pala Masnun metrum terasa menjadi sederhana, sementara pada Wengrum cegatan-cegatan justru merupakan tantangan yang agaknya digemari. Sebaliknya, sementara ucapan Masnun masih jelas, pada Wengrum kejelasan terasa bukan menjadi yang paling penting. Bisa dipaham. Ada crescendo, keraslemah suara yang tak biasa dituntut dalam lagu-lagu “hiburan”. Ada vibrasi yang penuh, yang bukan sekedar alun keroncong atau cengkok Melayu. Di samping itu stilisasi banyak dikenakan pada ucapan sendiri. Paling tidak pada Wengrum, dua kata misalnya disatukan pengucapannya untuk memelihara kontinuitas alun. Untung saja bukan “pembaratan” diksi seperti pada banyak soprano lain: penambahan h di belakang k atau t, misalnya. Betapapun, suara Wengrum dalam kaset terhitung masih lebih jelas — dari misalnya suara Surti Suwandi, pendekar lain. Konsonan tidak sampai tenggelam dalam vibrasi dan gaung. Keunggulan lain, seperti juga pada Surti: teknik tidak terasa sebagai ‘bikinan’. Emosi lagu mengalir dengan cukup — dan bukan sekedar “keahlian”. Himne Tanah Air Itu terutama penting untuk lagu-lagu yang memang terkenal merdu dalam khazanah kita. Kisah Mawar di Malam Hari Iskandar, Derita Sudharnoto, Tempat Bahagia Binsar Sitompul atau Lagu Untuk Anakku Sjaiful Bachri, misalnya, dibawakan cukup utuh dengan rohnya. Prana Wengrum, siapa tahu, penyanyi seriosa kita yang terbagus —yang hanya boleh ditandingi oleh misalnya Catherina Wiriadinata, soprano opera kita yang sedikit itu. Tapi yang lebih penting, selalu terasa ada yang bening, dan betapa pun khusuk, di sini. Ada yang romantis dan sentimental, yang luhur dan dikejar, ada ketulusan, dan selalu sebuah ide. Seperti juga lagu-lagu koor atau himne tanah air kita — yang juga tidak dikenal angkatan sekarang.

alam sungguh indah

Pesona Danau Taupo

Selandia Baru adalah negara yang memiliki pemandangan alam indah, hutan rimbun, kehidupan margasatwa menakjubkan, makanan lezat dan wine, yang semuanya akan membuat para pengunjung terpesona. Negara paling muda di dunia itu mempunyai keragaman pemandangan, budaya dan seni yang sangat dekat satu sama lain.

Terletak di jantung gunung berapi North Island, kawasan Danau Taupo adalah tempat terdapatnya danau air tawar terbesar di Selandia Baru, area panas bumi yang mengagumkan serta air terjun Huka yang terkenal.


Air jernih di Danau Taupo, habitat miliaran ikan trout. (ThinkStock)

Sebuah kawah vulkanik seluas Singapura, Danau Taupo terbentuk dari letusan dahsyat gunung berapi pada 181 masehi. Dengan luas 616 km persegi, Taupo adalah danau air tawar terbesar di Australasia dengan air yang sangat jernih sehingga terdapat miliaran ikan air tawar yang hidup di sana.

Terdapat 47 sungai dan aliran sungai bermuara ke Danau Taupo dan hanya satu ada aliran ke luar, yaitu sungai Waikato, sungai terpanjang di Selandia Baru. Kota Taupo terletak tepat di tepi danau, dengan hotel-hotel yang menawarkan pemandangan puncak gunung vulkanik yang tertutup salju di Taman Nasional Tongariro. Kebanyakan paket akomodasi Taupo dilengkapi dengan spa alami di kolam panas.


Geyser yang bisa dilihat di kawasan Danau Taupo. (ThinkStock)

Dari Auckland, membutuhkan waktu 4 jam lebih 40 menit menuju ke Taupo dengan menggunakan mobil, atau 45 menit lewat jalur udara atau 5 jam lebih 25 menit dengan kereta. 

Pengunjung datang ke Danau Taupo untuk menikmati pemandangan dan melakukan aktivitas yang menantang, disertai dengan keramahan budaya lokal. Komunitas di tepi danau itu dihidupkan oleh tempat makan, minum dan pesta. Dan saat musim dingin, cobalah bermain ski di Gunung Ruapehu sampai puas.


Belajar main ski sampai puas di Gunung Ruapehu. (ThinkStock)

Aktivitas panas bumi di Danau Taupo meliputi geyser, kawah yang beruap, kolam lumpur yang mendidih, dan beberapa teras silika terbesar di dunia. Aktivitas gunung berapi selama ribuan tahun telah membentuk kawah yang mendidih, fumarol dan luapan uap. Mitologi Maori sangat terhubung dengan kekhasan fitur panas bumi di daerah ini.

Jelajahi area aktif panas bumi dengan kolam lumpurnya, kawah serta luapan uap. Jangan lupa juga berendam di kolam air panas alami.


Danau Emerald di kawasan Danau Taupo. (ThinkStock)

Jika Anda berkendara di sekitar jalan raya ‘Vulkanik Loop’ yang terkenal, Anda dapat melihat Gunung Ruapehu, Gunung Tongariro, dan Gunung Ngauruhoe. 

Di sini Anda bisa mengenal sejarah luar biasa dari gunung berapi yang membentuk Danau Taupo dan kunjungi teras silika yang menyaingi legenda Pink and White Terraces yang sering disebut sebagai keajaiban dunia kedelapan.

Saat musim dingin, Anda bisa mencoba bermain ski di gunung berapi aktif. Gunung Ruapehu adalah tempat terdapatnya lapangan ski Turoa dan Whakapapa, yang terbesar di Selandia Baru.


Pemandangan Gunung Ngauruhoe. (ThinkStock)

Teriak Sepuasnya


Tantang diri Anda dengan permainan nekat, melompat dari pinggir tebing di atas sungai Waikato. Terjun payung berpasangan untuk menikmati pemandangan Danau Taupo dari atas. Bersepeda gunung melewati dataran terjal, semak-semak liar (gunakan peta untuk menemukan medan terbaik).


Panjat tebing, salah satu aktivitas di kawasan Danau Taupo. (ThinkStock)

Pacu adrenalin Anda dengan bersepeda motor quad 4x4, bersepeda motor off-road, treking dengan kuda, balapan dengan replika mobil balap, panjat tebing atau mountain boarding di lokasi mountain boarding pertama di Selandia Baru.

Anda bisa menikmati sungai dengan aktivitas seperti mencoba jet boat, arung jeram, berpetualang dengan kayak atau kano. Jika Anda ingin basah-basahan, ada kegiatan di danau seperti selancar angin, jet ski, parasailing, ski air, wakeboarding dan kayak yang bisa dijajal.

Air terjun Huka (Huka Falls) adalah atraksi alam yang paling banyak dikunjungi di Selandia Baru. Di sini Anda bisa mengambil foto-foto yang fantastis. Sekitar 220 ribu liter air jatuh dari atas tebing tiap detiknya. Air terjun ini terletak di Taman Wairakei, hanya 5 menit berkendaraan ke utara dari Danau Taupo, atau setengah jam jalan kaki lewat tepi sungai. Anda bisa melihat air terjun ini dari beberapa titik.


Dahsyatnya volume air yang jatuh dari Air Terjun Huka. (ThinkStock)

Waktunya Memanjakan Diri


Memancing ikan trout harus menjadi prioritas aktivitas Anda. Daerah ini adalah salah satu pusat pengembangbiakan alami ikan trout yang masih tersisa di dunia. 

Ada rainbow trout atau brown trout yang bisa Anda tangkap dari Danau Taupo, atau bersama seorang pemandu lokal Anda bisa mencoba fly fishing di Sungai Tongariro. Dan ada banyak restoran di sana yang bersedia memasakkan hasil tangkapan Anda. Aktivitas memancing bisa dilakukan sepanjang tahun di sini.

Cobalah naik perahu atau kayak untuk menjelajahi teluk-teluk kecil dan pantai terpencil. Kunjungi juga ukiran Maori pada batu-batu di Mine Bay yang hanya hanya bisa diakses lewat jalur air.


Pacu adrenalin dengan arung jeram. (ThinkStock)

Nikmati pemandangan Taman Nasional Tongariro dari udara menggunakan helikopter atau pesawat terbang air. 

Di sini juga terdapat enam lapangan golf yang bisa membantu Anda melatih ketajaman ayunan. Redakan stres dengan berendam di kolam panas bumi.

Anda juga bisa berjalan menyusuri semak liar atau mengunjungi kebun raya. Sebelumnya, pastikan Anda membuat daftar kunjungan ke taman-taman milik pribadi yang terbuka untuk pengunjung.

Cicipi juga makan malam di salah satu dari banyak restoran di sana atau yang unik, merasakan udang dari sebuah peternakan panas bumi. Ambil peta, lalu ikuti jejak seni dan kerajinan, atau berjalan-jalan di pertokoan mode di tengah kota.

penyanyi terfavorit

afgansyahreza(my brother)m.eza syah